Saya Takut, Kawan
Sudah tiga minggu saya mendapati beberapa kawan saya tidak terlihat di kampus. Atau jarang duduk bersama ngobrol ke sana ke mari seperti biasa. Mungkin ini karena ada tugas in-depth reporting yang agak merepotkan. Harus getting ke mana-mana. Harus wawancara. Bolak-balik ke SBA urus surat izin. Atau ada juga yang sudah jenuh dengan kondisi kampus. Atau ada kegiatan lain di luar kampus. Atau ada yang malas ke kampus. Dan atau atau atau yang lainnya….
Senin lalu isi kelas tidak seramai biasanya. Cuma segelintir kawan yang masuk kuliah Kapsel. Biasanya kalau saya duduk di bangku deretan depan, saya akan menengok kawan-kawan yang duduk di belakang. Dan saya akan melihat kawan-kawan yang tengah mengerutkan dahinya tanda masih terbingung-bingung dengan penjelasan dosen. Ada juga yang menguap berkali-kali. Belum lagi terdengar bisikan kawan-kawan yang mengomentari dosen. Ada pula yang sibuk ber-SMS-an. Tetapi kelas yang lalu tidak begitu. Saat saya menengok yang terlihat hanya beberapa kawan di deretan kursi-kursi kosong. Layaknya deretan kursi kosong seperti itulah perasaan saya. Begitulah…
Jarak
Dan Adam turun di hutan-hutan
Mengabur dalam dongengan
Dan kita tiba-tiba di sini
Tengadah ke langit: kosong-sepi …
-Sapardi Djoko Damono-
Dan entah mengapa saya merindukan semua kawan saya masuk kelas. Kemudian rasa rindu itu menjadi rasa takut yang berkecamuk dalam dada. Sulit untuk diungkapkan. Tapi saya tahu satu hal: saya takut kehilangan kawan-kawan saya. Hari ini ketakutan itu makin meningkat ketika saya tahu ini tanggal 29 November. Sebentar lagi masuk ke Desember. Itu berarti tinggal 3 minggu lagi saya kuliah.
Saya masih ingin kuliah, kawan.
Saya masih ingin bersua dan berbincang-bincang, kawan.
Saya masih ingin duduk mengopi dan merokok bersama, kawan.
Saya masih ingin kebersamaan itu.
December 6th, 2007 at 8:47 am
uuh,,co’cwiiitt….
December 17th, 2007 at 8:05 am
aing juga!setoedjoe. Saya masih ingin lihat wajah baru angkatan 2012..holoh, jangan kelamaan juga. Huff, Saya akan merindukan plaza FIKOM yang riuh oleh gelas kopi dan semarak asap sigaret..Saya, Saya Masih Utuh dan Kata-kata Belum Binasa. Apa sih, al???
December 27th, 2007 at 10:03 pm
kebersamaan bukan cuma sekedar di kampus ocha…tapi di hati, tapi di dalam benak dan angan!!!
Ada segenggam cita-cita dan impian yang pasti ingin kita dapatkan…bungkuslah semua yang pernah terjadi di dalam kotak kenangan…Dan ketika semuanya telah berlalu, cobalah dibuka kotak kenangan itu…
Mungkin gwe sedikit berbeda…Gwe sudah tidak ingin kuliah di fikom unpad…
Tapi gwe masih pengen selalu bersama aal, deno, lo, mimit, dan beberapa teman jurnal yang benar2 jujur dan mau berteman dengan gwe apa adanya…
January 16th, 2008 at 4:22 am
ca, perasaan gua sama ama lu! anjiss, all of sudden i miss everyone.
Buat AYIEP:
bullshit, yiep kebersamaan kalau cuman di hati doang. tidak ‘real’. tidak sungguh-sungguh ada wujud fisiknya. mending tidur aja, kalo gitu mah. piss ah.